Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja PDF Print E-mail
Admin / Friday, 29 July 2011 08:04

Anda mungkin pernah menonton film seri di tv di mana si bos berteriak membentak si pegawai dan si pegawai membalas dengan berteriak juga. Atau para pegawai saling berteriak satu sama lain. Bila kita melihat di televisi adegan ini mungkin terasa terhibur, tidak demikian halnya bila kita dapati dalam kehidupan nyata. Sebagai manusia biasa, adanya konflik di antara sesama pasti ada. Baik itu saudara atau rekan kerja, pastinya akan berdampak tidak nyaman dan mempengaruhi kinerja kita. Tapi bagaimana cara kita agar dapat bertindak bijaksana sehingga kita tidak melampiaskan kemarahan kita di tempat kerja, yang harus kita temukan. Berikut ini ada beberapa tip agar Anda dapat mengendalikan amarah di tempat kerja.

Manfaatkan amarah

Anda masih menyimpan marah karena bos secara tidak adil mengomeli Anda dalam rapat yang baru lalu? Memendam rasa marah di dalam hati bisa meningkatkan stres dan merusak kinerja Anda. Tapi, mengeluarkannya juga bisa menyebabkan pertahanan dan pertentangan. Istirahat sebentar. Coba gunakan energi kemarahan Anda untuk menjelaskan apa yang Anda capai di bawah situasi ini.

Tentukan parang Anda

Setiap pekerja terutama wanita sebaiknya belajar untuk tidak memasukkans egala sesuatu ke dalam hati. Satu tantangan yang baik untuk tidak membalas kemarahan sebesar yang Anda terima. Mengungkapkan kemarahan harus secara strategisk. jangan sampai terkesan Anda kehilangan kendali. Misalnya saja, ketika ada seorang kolega Anda yang langsung menemui bos untuk membicarakan sesuatu yang seharusnya dibicarakan terlebih dahulu dengan Anda. Adalah tepat jika Anda berusaha mencegah hal ini tidak terulang lagi. Temui kolega Anda dan katakan kepadanya, lain kali dia harus bicara terlebih dahulu dengan Anda sebelum membicarakannya dengan bos.

Pilih kata-kata

Ungkapan yang Anda gunakan di saat marah bisa mengesankan dendam atau masih bermanfaat.

Berhenti menyalahkan

Apakah dengan mendendam karena Anda tidak dipromosikan ada manfaatnya secara profesional untuk Anda? Atau apakah kebutuhan Anda akan terpenuhi jika Anda bertanya pada bos Anda, bagaimana cara meningkatkan pekerjaan Anda sehingga Anda berhasil mencapai tujuan di masa depan?

Jangan membuat suasana makin panas

Saat sedang terjadi pertengkaran hebat, jangan ikut tersulut emosi sehingga memperkeruh keadaan. Anda tidak perlu ikut kehilangan kendali. Lebih baik tatap penyerang Anda langsung di matanya, lalu bicara dengan tenang, atau sarankan untuk mencari waktu lain untuk membicarakan hal itu, lalu segera pergi.

Belajar mengenali petunjuk emosional

Kemarahan Anda sudah memuncak karena pekerjaan asisten Anda sangat buruk. Sesudah itu Anda dengar, ayahnya sedang sakit. Sangat penting untuk menyesuaikan perilaku kita disaat ada emosi-emosi lain menutupi situasi kerja. Tanamkan empati. Jika Anda tahu bos Anda baru terlibat pembicaraan telepon yang panas dengan seorang klien, simpan permintaan pribadi Anda sampai keesokan hari.

Tinggalkan masalah keluarga di rumah

Pekerjaan itu bukan keluarga, Anda bukan bos anak Anda, juga bukan asisten orang tua Anda. Persahabatan akrab boleh dikembangkan di tempat kerja, tapi dahulukan pekerjaan.

Last Updated on Friday, 29 July 2011 08:40

Your Cart is currently empty.
Your Cart is currently empty.

Pembayaran

Bank Mandiri

142-00-0482001-4
a/n  Tubiyono QQ
Dinamika Unair.

Advertisement