|
Tampil Prima dan Menakjubkan di Tempat Kerja |
|
|
|
|
Admin / Tuesday, 07 June 2011 02:53 |
|
Untuk mendapatkan pekerjaan, diperlukan kesabaran dan ketekunan, Untuk mempertahankan pekerjaan, diperlukan kemampuan untuk mempertahankan ketekunan dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi, tuntutan dan orang-orang ketika terjadi perubahan. Bangun reputasi sebagai orang yang profesional dan yang lebih penting lagi, jadi rekan kerja yang menyenangkan. Dan Anda akan mendapat referensi yang kuat dan kontak yang berharga dalam hidup ini. Berikut ini, hal-hal yang jelas dan hal-hal yang samar yang harus diperhatikan.
Hal-hal yang tampak jelas
- Selalu tepat waktu, tidak ada kata jika atau tapi.
- Selalu berpakaian yang tepat.
- Selalu rapi. Gunakan file vertical sebagai sistem ketimbang hanya menggunakan penjepit. Letakkan memo di tempat-tempat yang mudah dicari.
- Gunakan nada suara menyenangkan yang sama terhadap semua orang. Perubahan nada suara yang mendadak, dari sopan dan penuh perhatian menjadi kasar dan tidak sabar merupakan tanda paling jelas sikap tidak sopan.
- Jawab semua telepon masuk dengan baik dan tepat dan atur jam kerja Anda seefisien mungkin.
- Bermental baik, bertutur baik, bersikap baik dan mengatakan hal-hal yang baik. Kalau tidak bisa berkata baik, lebih baik tutup mulut. Jangan menyampaikan sesuatu hal yang buruk mengenai orang lain tanpa ada buktinya, karena akan berakibat buruk pada Anda.
Hal-hal yang samar
- Naluri, diplomasi, kebaikan hati, kesabaran, dan pengendalian diri adalah keterampilan emosional yang sangat berharga di tempat kerja. Begitu juga soal waktu. Tahu kapan bisa minta bantuan teman dan kapan tidak boleh menyela adalah keterampilan yang patut dimiliki.
- Sebagian orang berpendapat, lebih mudah bekerja di kantor yang penuh dengan perempuan, tapi juga lebih penuh intrik. Bangun sekutu dan hubungan kerja secara perlahan. Percaya pada sesuatu yang sudah terbukti dalam perjalanan waktu.
- Sikap dan kelakuan itu penting. Jika Anda masuk ke tempat kerja dengan wajah tersenyum, tapi sebenarnya benci dengan semua yang hadir di sana, perasaan Anda yang sebenarnya akan tampak jelas dalam bahasa tubuh Anda. Untuk bekerja di kantor, Anda harus selalu mendengarkan dan berhubungan dengan perasaan Anda. Coba selesaikan permasalahan yang ada ketimbang memendamnya sehingga tanpa Anda sadari masalah menimbun makin tinggi.
- Coba atur perasaan-perasaan Anda. Jika Anda bekerja dari krisis yang satu ke krisis yang lainnya dan sering bekerja dalam ledakan stres, Anda akan menghabiskan cadangan energi Anda sendiri. Konflik tidak selalu harus ditangani dengan cara konfrontasi. Akan jauh lebih masuk akal untuk tidak meributkan atau membesar-besarkan hal-hal kecil. Selain itu, produktivitas yang rileks juga lebih baik untuk semua orang.
- Rasa iri adalah keturunan pertama dari rasa benci dan sahabat pribadi dari dengki. Akan selalu ada seseorang di kantor yang ingin bersaing dengan Anda atau mengingatkan Anda akan kelemahan-kelemahan Anda. Jika anda adalah obyek yang diirikan, jangan membalas rival Anda. Cukup tahan diri saja.
- Manfaatkan kritikan. Perlu keberanian tersendiri untuk tidak merasa tersinggung, apakah kritikan itu disampaikan secara bercanda atau dengan cara yang lebih keras. Gunakan kritikan itu sebagai informasi. Untuk itu, memang diperlukan kecerdasan tersendiri. Lebih baik hadapi kesalahan Anda dan mencoba memperbaikinya dengan jiwa besar ketimbang mendongkol.
Sumber: Tabloid Aura
|
|
Last Updated on Saturday, 25 June 2011 05:48 |